Air terjun “anakan” Madakaripura
Perasaan apa yang anda
rasakan ketika melihat pemandangan eksotis air terjun yang satu ini.
Sebut saja air terjun
“MADAKARIPURA”. Bagi penggila keindahan alam kali ini LPM Waskita menyajikan info pemandangan alam natural Jawa Timur.
Perjalanan ke lokasi ini dilakukan
oleh salah satu anggota LPM sebut saja Ahmad Chorudin atau lebih dikenal dengan
nama panggilan Udin/Acoy, setelah menyelesaikan program S1 Program Studi
Matematika Acoy melakukan perjalanan untuk menikmati salah satu keindahan alam
di Jawa Timur.
Air
terjun “Madakaripura” terletak di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang Kabupaten
Probolinggo Jawa Timur. Untuk menuju lokasi tersebut kawan-kawan tidak usah
khawatir karena dapat ditempuh dengan jalur terdekat dari Kota Tuban- Surabaya-
Pasuruan- Probolinggo.
Sesuai
dengan namanya “Madakaripura” ternyata ada cerita dibalik nama tersebut yaitu
konon Desa Negororejo dahulu menjadi tempat terakhir Patih Gajahmada dari
Kerajaan Majapahit untuk melakukan “Semedi” atau bertapa, sehingga nama lokasi
tersebut diambilkan dari nama Patih Gajahmada terbukti di pintu gerbang masuk
dibangunkan patung Patih Gajahmada sedang bersemedi.
Untuk
sampai ke air terjun “Madakaripura” perjalanan dari Kota Tuban membutuhkan
waktu kurang lebih 6 -7 jam. Kondisi alam yang tampak asri tersebut sangat
cocok untuk mengisi liburan kawan-kawan atau dapat juga dijadikan sebagai
lokasi hunting foto alam bagi yang
memiliki hobi jeprat jepret.
Harga
tiket masuknya pun terbilang murah, cukup mengeluarkan Rp 3.000 kita dapat
menikmati pemandangan air terjun ini. Gambar diatas merupakan salah satu air terjun anakan yang dapat kita
jumpai sebelum sampai di air terjun utama. Tapi, kita akan menyusuri sungai
kurang lebih 45 menit dengan medan yang cukup menantang untuk sampai di air
terjun utama . Namun, penyusuran sungai tersebut takkan sia-sia begitu saja
karena kita akan disuguhi pemandangan air terjun “anakan” dari air terjun utama
“Madakaripura” yang jumlahnya kurang lebih 6 sampai 7 air terjun anakan,
sungguh kesempatan yang sayang kalau terlewat begitu saja.
Sebaiknya
perjalanan ke air terjun “Madakaripura” dilakukan saat cuaca sedang cerah/
musim kemarau karena kita akan melihat keindahan pelangi yang terjadi dari
derasnya air terjun yang terkena langsung sinar mentari. Kemudian sangat
diharapkan untuk lebih berhati-hati apabila kawan-kawan melakukan perjalanan ke
lokasi ini di musim penghujan karena tebing-tebing di daerah ini rawan longsor
saat hujan turun.
Letak
air terjun Madakaripura ini jaraknya
cukup jauh dari perkampungan yaitu kurang lebih Lima Kilometer (5 Km)
menandakan lokasi tersebut masih terjaga keasriannya, selain itu kita akan
disuguhi oleh perbukitan yang tak kalah menakjubkan. (Ali)






0 komentar:
Posting Komentar