Pendidikan
adalah suatu hal yang penting. Penting untuk menciptakan insan yang berkualitas, pendidikan menjadi berkualitas jika
diiringi dengan pemanfaatan dari perkembangan teknologi modernisasi. Dewasa ini kemajuan dalam ilmu
pendidikan semakin signifikan perkembangannya. Seperti yang dilakukan mahasiswa pendidikan bahasa
inggris UNIROW tingkat akhir, Fatwa Lailul Riza. Memanfaatkan gadget dari android
phone dalam tugas skripsinya. Tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi,
android pun bisa dijadikan alat pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
“Untuk belajar
sendiri lebih efektif ke android.
Soalnya, sekarang hampir semua menggunakan
android” ujar Fatwa kepada wartawan Waskita,
kemarin (10/10).
Dengan banyaknya
featureas yang dimiliki android, menjadi tawaran menarik buat anak muda dan
khususnya mahasiswa, yang menginginkan
belajar Bahasa Inggris lebih efektif.
Selain itu kita bisa belajar dimana saja, kapan pun kita mau, kita bisa
belajar. Pun tidak perlu menenteng buku atau laptop yang berat. Terang Fatwa.
Memasukkan unsur
teknologi dalam metode pengajaran, Information Comunication and
Technology (ICT) ke dalam tugas skripsi, ternyata mendapat dorongan dan
disambut positif dari beberapa dosen. Namun, dalam praktiknya, proses
pembelajaran tidak selalu berpatok pada metode. Kebanyakan, jarang yang mampu mengaplikasikan , tetapi
lebih diprioritaskan pada krearifitas yang dimiliki tenaga pendidik itu
sendiri.
Metode lama
seperti, bedah novel, ceramah atau komunikasi satu arah sudah saatnya diganti
dengan metode terbarukan. Karena seorang calon guru diharuskan mampu
menggunakan teknologi dan lebih inovatif. Dengan begitu, guru tidak akan ketinggalan jaman lagi.
Imbasnya peserta didik pun akan lebih senang
dan nyaman dalam mengikuti pelajaran.
Karena tidak
semua mempunyai android , sehingga, untuk menerapkan unsur android dalam pengajaran,
terlebih dahulu harus mendownload emulator android, seperti bluestack. Dengan begitu bisa diinstall di laptop dan
ditampilkan melalui proyektor.
Penggunaannya sendiri tidak rumit,
tinggal memilih options yang ada. Seperti
gambar di atas. Beberapa diantaranya, kita dapat belajar adjective,
gerund , tensis. Pada dasarnya aplikasi ini ditujukan untuk kelas immediate.
Di aplikasi tersebut, juga tersedia
ulasan singkat mengenai pilihan yang terdapat dalam gambar sebelumnya.
Ibarat dua mata
uang yang memiliki dua sisi yang berbeda. Selain memiliki sederet manfaat dan
kemudahan dalam pelaksanannya. Tedapat pula kelemahan dalam penggunaan metode
pengajaran menggunakan android phone. Kendala utama datang dari mahasiswa
karena sulit untuk meng-install aplikasi tersebut. Tidak semua anak memiliki
android serta sedikit rumit untuk
pengajaran dalam ruang. (Dwi Rahayu)






0 komentar:
Posting Komentar