Selasa, 16 Desember 2014

Mengenali Psikologi Pelajar Jelang Ujian

sumber: Google

Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami sesama manusia, dengan tujuan untuk dapat memperlakukannya dengan lebih tepat. Kepribadian merupakan salah satu kajian psikologi (personality) yang lahir berdasarkan pemikiran, teori, ilmu atau bahkan hasil praktek penanganan kasus oleh seorang ahli.

Pendidikan adalah usaha manusia (pendidik) yang dengan penuh tanggung jawab membimbing anak-anak didik menuju kedewasaan. Sebagai suatu usaha yang mempunyai tujuan atau cita-cita tertentu sudah sewajarnya bila secara implisit dalam pendidikan mengandung masalah penilaian terhadap hasil belajar tersebut, karena sebenarnya penilaian hasil-hasil pendidikan itu tak dapat dipisah-pisahkan dari usaha pendidikan itu sendiri.

Penilaian merupakan salah satu aspek yang hakiki daripada usaha itu sendiri. Sedangkan ujian adalah usaha penilaian yang dilakukan guru atau lembaga pendidikan dalam rangka mengetahui sejauh mana pemahaman siswa atau peserta didik akan segala materi dan pengetahuan yang telah diterimanya selama proses belajar. Biasanya ujian ini berbentuk lisan maupun tes tulis.

Di dalam proses penilaian atau ujian ini sering kali terjadi perubahan psikologi atau kepribadian seorang siswa. Sering kali ujian ini menimbulkan efek depresi yang akan mempengaruhi tingkat kecerdasan, pola pikir dan tingkah laku siswa. Untuk mengenali berbagai permasalah yang sering terjadi di kalangan pelajar tersebut. Ada sebuah kewajiban bagi kita untuk melakukan studi lanjut mengenai kepribadian ataupun psikologi pelajar

Objek pembahasan kepribadian adalah”human behavior, perilaku manusia yang pembahasannya terkait dengan apa, mengapa, dan bagaimana perilaku tersebut. Dengan adanya keharusan bagi setiap pendidik yang bertanggung jawab, bahwa dia dalam melaksanakan tugasnya harus berbuat dalam cara yang sesuai dengan “keadaan” si anak didik.

Karena itu pengetahuan psikologis mengenai anak didik dalam proses pendidikan adalah hal yang perlu dan penting bagi setiap pendidik, sehingga seharusnya adalah kebutuhan setiap pendidik untuk memiliki pengetahuan tentang psikologi pendidikan. Pada hakikatnya psikologi pendidikan itu dibutuhkan oleh setiap orang.

Kenyataanya bahwa pada dewasa ini hanya para pendidik profesional saja yang mempelajari psikologi pendidikan. Bagaimana mungkin hal tersebut bisa diabaikan. Menurut dosen perekembangan peserta didik dan konseling, Dra. Kholifah, P.Si, M.Pd., perubahan psikologi atau kepribadian pada diri pelajar itu hal yang sangat wajar. Karena pelajar itu termasuk dalam golongan remaja labil.

Pengertian remaja labil disini adalah remaja yang masih belum mampu mematangkan pola pikir mereka. Untuk itu perhatian dari pendidik selaku pengasuh di satuan pendidikan, memahami atau mengenali perubahan-perubahan pelajarnya adalah hal yang patut dianggap wajib. Alangkah baiknya apabila pemerintah daerah maupun pusat memperhatikan hal ini.

Bagaimanakah cara seorang pendidik mengenali perubahan psikologi pelajarnya?? Pertanyaan sangat penting untuk diketahiui jawabannya. Karena dari pertanyaan sederhana tersebut akan membantu para pemdidik dalam mengontrol pelajarnya, memahami pola pikir dan kepribadian mereka yang mana dengan keuntungkan tersebut kita mampu meningkatan model belajar mengajar yang akan membantu meningkatan mutu dan kualitas pendidikan negara kita.

Jika ditanya apakah psikologi pendidikan itu? Maka akan lebih konkret lagi, psikologi pendidikan itu membicarakan apa saja, maka akan didapatkan jawaban yang bermacam-macam. Dan masalah penilaian hasil-hasil pendidikan bukanlah masalah baru, ujian adalah cara yang paling umum dilakukan dalam usaha tersebut. (Tatik)


0 komentar: