![]() |
| sumber: Google |
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami sesama manusia,
dengan tujuan untuk dapat memperlakukannya dengan lebih tepat. Kepribadian
merupakan salah satu kajian psikologi (personality)
yang lahir berdasarkan pemikiran, teori, ilmu atau bahkan hasil praktek
penanganan kasus oleh seorang ahli.
Pendidikan adalah usaha manusia (pendidik) yang dengan penuh tanggung jawab
membimbing anak-anak didik menuju kedewasaan. Sebagai suatu usaha yang
mempunyai tujuan atau cita-cita tertentu sudah sewajarnya bila secara implisit
dalam pendidikan mengandung masalah penilaian terhadap hasil belajar tersebut,
karena sebenarnya penilaian hasil-hasil pendidikan itu tak dapat
dipisah-pisahkan dari usaha pendidikan itu sendiri.
Penilaian merupakan salah satu aspek yang hakiki daripada usaha itu
sendiri. Sedangkan ujian adalah usaha penilaian yang dilakukan guru atau
lembaga pendidikan dalam rangka mengetahui sejauh mana pemahaman siswa atau
peserta didik akan segala materi dan pengetahuan yang telah diterimanya selama
proses belajar. Biasanya ujian ini berbentuk lisan maupun tes tulis.
Di dalam proses penilaian atau ujian ini sering kali terjadi perubahan
psikologi atau kepribadian seorang siswa. Sering kali ujian ini menimbulkan
efek depresi yang akan mempengaruhi tingkat kecerdasan, pola pikir dan tingkah
laku siswa. Untuk mengenali berbagai permasalah yang sering terjadi di kalangan
pelajar tersebut. Ada sebuah kewajiban bagi kita untuk melakukan studi lanjut
mengenai kepribadian ataupun psikologi pelajar
Objek pembahasan kepribadian adalah”human
behavior, perilaku manusia yang pembahasannya terkait dengan apa, mengapa,
dan bagaimana perilaku tersebut. Dengan adanya keharusan bagi setiap pendidik
yang bertanggung jawab, bahwa dia dalam melaksanakan tugasnya harus berbuat
dalam cara yang sesuai dengan “keadaan” si anak didik.
Karena itu pengetahuan psikologis mengenai anak didik dalam proses
pendidikan adalah hal yang perlu dan penting bagi setiap pendidik, sehingga
seharusnya adalah kebutuhan setiap pendidik untuk memiliki pengetahuan tentang
psikologi pendidikan. Pada hakikatnya psikologi pendidikan itu dibutuhkan oleh
setiap orang.
Kenyataanya bahwa pada dewasa ini hanya para pendidik profesional saja yang
mempelajari psikologi pendidikan. Bagaimana mungkin hal tersebut bisa
diabaikan. Menurut dosen perekembangan peserta didik dan konseling, Dra.
Kholifah, P.Si, M.Pd., perubahan psikologi atau kepribadian pada diri pelajar
itu hal yang sangat wajar. Karena pelajar itu termasuk dalam golongan remaja
labil.
Pengertian remaja labil disini adalah remaja yang masih belum mampu
mematangkan pola pikir mereka. Untuk itu perhatian dari pendidik selaku
pengasuh di satuan pendidikan, memahami atau mengenali perubahan-perubahan
pelajarnya adalah hal yang patut dianggap wajib. Alangkah baiknya apabila
pemerintah daerah maupun pusat memperhatikan hal ini.
Bagaimanakah cara seorang pendidik mengenali perubahan psikologi
pelajarnya?? Pertanyaan sangat penting untuk diketahiui jawabannya. Karena dari
pertanyaan sederhana tersebut akan membantu para pemdidik dalam mengontrol
pelajarnya, memahami pola pikir dan kepribadian mereka yang mana dengan
keuntungkan tersebut kita mampu meningkatan model belajar mengajar yang akan membantu
meningkatan mutu dan kualitas pendidikan negara kita.
Jika ditanya apakah psikologi pendidikan itu? Maka akan lebih konkret lagi,
psikologi pendidikan itu membicarakan apa saja, maka akan didapatkan jawaban
yang bermacam-macam. Dan masalah penilaian hasil-hasil pendidikan bukanlah
masalah baru, ujian adalah cara yang paling umum dilakukan dalam usaha
tersebut. (Tatik)
.jpg)




0 komentar:
Posting Komentar