UNIROW-
Dalam rangka memperingati Hari Anti
Kekerasan Terhadap Perempuan Koalisi
Perempuan Ronggolawe (KPR) mengadakan Sekolah Feminisme Mahasiswa di
Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban selama 2 hari.
KPR yang bergerak
dibidang isu-isu perempuan ini mengundang beberapa delegasi dari Kabupaten
Tuban diantaranya mahasiswa dari Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW),
Universitas Sunan Bonang (UNANG) dan Sekolah Tarbiyah Makhdum Asmoroqondi
(STITMA) selain itu juga dari Kabupaten Bojonegoro dan juga Blora Jawa Tengah.
“Ada 3 Kabupaten yang
mengikuti diantaranya perwakilan mahasiswa dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro dan
juga Blora”, terang Ketua KPR Tuban (Imanul Istofhaina) saat ditemui tim
Waskita setelah selesai acara.
Ketua KPR yang akrab
dengan sapaan Ima ini menjelaskan kegiatan Sekolah Feminisme yang diadakan di
kampus UNIROW merupakan kerjasama pertama kalinya dan kami berharap mahasiswa
sebagai kaum intelektual muda lebih peka terhadap isu perempuan di lingkungan
sekitarnya. Mahasiswa harus memahami dan mengerti siapa saja para pejuang
negara terlebih sepak terjang pejuang perempuan yang telah terlibat aktif dalam
memerdekakan Negara Indonesia.
“Kami harapkan setelah mengikuti sekolah
feminis mahasiswa dapat lebih peka terhadap isu perempuan dan juga giat membaca
dan menganalisis sejarah pejuang perempuan” tambah Ima menjelaskan.
Kegiatan sekolah
feminisme ini diadakan selama 2 hari terhitung mulai hari Sabtu-Minggu (13-14/12/2014).
Rencananya kegiatan ini tidak hanya sekali ini saja namun ada tindak lanjutnya
yang kemudian bersama-sama peduli memberantas kekerasan terhadap perempuan.
“Akan ada tindak
lanjutnya lagi mas setelah acara ini”, tambahnya pada minggu (14/12/2014). (Ali)




0 komentar:
Posting Komentar