Selasa, 25 Agustus 2015

Rektor Unirow Tuban Resmi Lengser



Unirow: Hadi Tugur menandatangani surat pengunduran diri dari jabatnnya di kantor PPLP PT PGRI Tuban.

Waskita- Harmini

Tuban – Polemik status non aktif Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban sejak Juni lalu , membuat Hadi Tugur diberhentikan secara terhormat oleh Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Tuban, Senin (24/08/2015).

Penonaktifan kampus selama ini membuat mahasiswa dan orang tua resah. Hal tersebut tidak membuat mahasiswa berhenti memperjuangkan haknya. Pengawalan terus dilakukan mulai hearing pertama di kantor PPLP PT PGRI Tuban bulan Juni 2015 lalu, dan memuncak tanggal 24 Agustus 2015. 

“Mahasiswa belum puas karena non aktif masih di anggap berbahaya, dan masih perlu di kawal terus,” kata Nibrosu Rohid selaku mahasiswa Unirow Tuban.

Ratusan mahasiswa menuntut Rektor turun dari jabatannya, sesuai surat edaran dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi  (Kemenristek Dikti). Aksi sempat berlangsung tegang, ketika mahasiswa memaksa bertemu Rektor dan Senat yang sedang rapat bersama PGRI Jawa Timur

Setelah berhasil memasuki kantor PPLP PT Tuban, sorak tangis ratusan mahasiswa memuncak. Kemudian, membuat pihak yayasan tertekan dan segera mengambil langkah strategis. 

Bendahara PPLP PT PGRI Tuban, Ayik Wahyudi, menemui mahasiswa dan menyampaikan rektor siap diberhentikan secara hormat. Setelah itu, Ayik langsung sujud syukur dan diikuti oleh mahasiswa.

Kemudian, keputusan yang diambil oleh Hadi Tugur adalah kebijakan seorang negarawan. Berhenti secara terhormat  bukan di berhentikan oleh mahasiswa, walaupun kenyataannya didesak oleh mahasiswa.

Setelah ini akan diaadakan rapat untuk menentukan pergantian rektor yaitu pembantu rektor satu (PR 1) sesuai dengan statuta Unirow yang otomatis yang mengganti PR1. Selanjutnya pemilihan rektor definitive bakal digelar tanggal 29 Agustus 2015.

“Tanggal 31 Agustus 2015 pelantikan rektor, sehingga kita punya rektor definitive, tambah Ayik Wahyudi.

Sementara, Hadi Tugur saat ditemui wartawan LPM Waskita mengatakan, keputusan berhenti merupakan keputusan yang terbaik bagi dirinya, dan kampus di Jalan manunggal Tuban tersebut. 

Ya ndak papa to saya terima dengan baik, dan tetap membantu sesuai kemampuan saya, tegas Hadi Tugur dengan nada legowonya.

0 komentar: