Sabtu, 08 Agustus 2015

Kampus Unirow Tuban disegel Mahasiswa



Tuban- Ratusan mengibarkan bendera merah putih sebelum menyegel kampus di Jalan Manunggal Tuban.


Waskita News- Dwi Rahayu

Tuban- Ratusan mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, geram melihat lambannya penanganan problem nonaktifnya kampus. Aksi tersebut berujung dengan penyegelan gedung rektorat dan gerbang kampus, di Jalan Manunggal Tuban tersebut.

Sebelumnya, sudah dua kali mahasiswa bersama dengan Presiden Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM), Ahmad Juremi, menemui pengurus  Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) Tuban, dan senat Unirow.

Akan tetapi, mahasiswa masih belum puas karena belum bertemu rektor Unirow, Hadi Tugur, secara langsung.

“Pengurus PPLP PT, dan senat harus cepat menangani problem nonaktifnya kampus”, tegas Mahasiswa Unirow, Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, aksi penyegelan kampus tersebut bertujuan untuk menghentikan proses adminitrasi sementara, sebelum keinginan mahasiswa dipenuhi.

Sementara itu, Rektor Hadi Tugur, mengatakan, alasan tidak pernah menemui mahasiswa karena bertepatan dengan jadwal kampus. Pasca aksi penyegelan kampus tersebut, selama satu minggu rektor siap menemui mahasiswa.

“Kemarin, rapat dengan Pengurus Besar (PB) PGRI di Surabaya, kemudian saya lanjutkan ke Dikti,” Keliknya.

Sampai saat ini, polemik non aktifnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbesar di Tuban tersebut, mendapat perhatian dari berbagai lapisan masyarakat, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, orang tua mahasiswa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan berbagai media lokal maupun Nasional. (Dwi).

0 komentar: