Editor: Ali imron
![]() |
| Ilustrasi |
Mahasiswa Program Studi (Prodi)
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNIROW Tuban mengeluhkan sarana
prasarana yang rusak dikelasnya. Kerusakan tersebut sudah dirasakan sejak bulan
Februari 2015.
Sarana prasrana yang sering rusak adalah
fasilitas Proyektor Liquid Crystal
Display (LCD) yang
terpasang di setiap kelas.
“Seingat saya rusaknya sudah lama,
sekitar tiga bulan yang lalu,” ungkap salah satu mahasiswi PBSI, Hitaliktya
Habibah saat di konfirmasi Hida reporter LPM Waskita, senin (13/4/2015).
Rusaknya fasilitas kelas tersebut
berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar di kelas. Diketahui proyektor LCD
memiliki banyak fungsi diantaranya mempermudah saat presentasi.
“Terkadang diharuskan untuk pindah
kelas,” tambah perempuan murah senyum tersebut.
Senada dengan yang disampaikan, Wahyu
Denis Efendi mahasiswa PBSI membenarkan adanya kerusakan tersebut, di kelasnya
sarana LCD sulit terkoneksi, akibatnya pembelajaran kurang maksimal.
Dikonfirmasi secara terpisah, kepala UPT
Sarana Prasarana Unirow Tuban, Lukmantoro, menegaskan proyektor LCD yang ada di
kelas mahasiswa PBSI sudah sering diperbaiki.
Lukman sapaan akrabnya menambahkan, proyektor LCD sangat rentan terhadap
kerusakan. Oleh karena itu UPT sarana
prasarana menyediakan kotak aduan terkait sarana prasarana yang kurang baik, sayangnya hal ini kurang maksimal.
“Kami sudah menyediakan kotak aduan
tentang sarana prasarana yang terganggu namun belum maksimal” tandasnya.(Hida)





0 komentar:
Posting Komentar